Well, sebenarnya ngomongin ini jadi bakalan panjang sih, apalagi kalau ngobrolnya sama teman-teman "seperjuangan", maka butuh bergelas-gelas kopi, but let's see sepanjang apa tulisan ini nantinya. Yang jelas, ini bakalan penuh dengan pendapat pribadi yang mungkin banyak pembaca yang bakalan ndak setuju atau apalah. Saya hanya ingin menulis saja hari ini, udah lama ndak nulis soalnya dan sekalinya nulis kok ya ginian. So, here we go!
"Kamu sekarang putihan ya, Ki?" Ini kata teman saya lewat video call beberapa pekan kemarin yang berhasil bikin saya melongo. Kok ya pertanyaan teman saya gini amat ya?
Itu satu dari sekian pesan yang bilang iri ke saya setelah dapat beasiswa ini. Duh, capek juga sih bilang kalau semua ini dapatnya ndak semudah membalikkan telapak tangan. Orang cuma melihat dari luar saja. Ibarat gunung es, mereka cuma melihat puncaknya aja, tanpa tahu bagaimana kerasnya perjuangan yang saya lewati.