Waktu masih kecil dulu, apa masalah terbesar kita? Ngambekan sama teman, PR Matematika yang bikin kepala pusing, atau paksaan tidur siang selepas pulang sekolah, terputar-putar di situ saja. Setelah diingat-ingat, semuanya sesepele itu. Setelah bertumbuh dewasa, semuanya menjadi semakin rumit. Seperti benang yang kusut, makin kita mencoba mengulurnya, ujung-ujungnya malah semakin berantakan. Serumit itu.
Well, sebenarnya ngomongin ini jadi bakalan panjang sih, apalagi kalau ngobrolnya sama teman-teman "seperjuangan", maka butuh bergelas-gelas kopi, but let's see sepanjang apa tulisan ini nantinya. Yang jelas, ini bakalan penuh dengan pendapat pribadi yang mungkin banyak pembaca yang bakalan ndak setuju atau apalah. Saya hanya ingin menulis saja hari ini, udah lama ndak nulis soalnya dan sekalinya nulis kok ya ginian. So, here we go!