Saya terkadang lupa merapal kekata bahwa betapa saya cinta akan kamu, Tuan. Tapi sungguh, itu bukan berarti di hati saya, di sini, luput sedikit pun pinta saya untuk selalu bersama.
Aku menekuri ujung sepatu yang kupakai. Sialnya, sepatu ini kembali melempar ingatanku pada wajah gadis itu. Katanya, dulu, ia pali...
No comments:
Post a Comment