Selalu ada banyak cerita yang belum tuntas antara saya dan juga kamu, Tuan. Banyak. Mengantri panjang mengalahi antrian para pemburu sembako saat hari imlek tiba di kelenteng sana. Saya selalu berharap, semoga di detik berikutnya, saya mampu menceritakan semua kekata ini satu-persatu hingga tandas.
No comments:
Post a Comment