Wednesday, October 22, 2014
Satu Waktu Nanti
Nanti,
saat kamu merajuk
saya akan buatkan secangkir jahe hangat
lalu meredakan rajukmu dengan candaan saya
yang mungkin akan terasa garing
Nanti,
saat kamu lelah selepas kerja
saya akan duduk rapi di sisimu
mendengar segala keluhmu
Nanti,
saat kamu merasa ingin berhenti
saya akan ikut menghentikan langkah kaki saya
menunggumu siap mengayuh langkah kembali
tanpa harus ada yang saling meninggalkan satu sama lain
tanpa harus ada yang saling mendahului
Sebab kita memulai langkah di waktu yang sama
dan akan terus meneruskan langkah bersama
terus begitu
Saturday, October 11, 2014
Selamat Datang, Cinta
Karena cinta datang seperti bulir-bulir hujan yang mengecup ubun-ubun tanah. Tanpa aba-aba. Tanpa permisi. Masuk begitu saja. Menyeruak ke dalam dada. Kamu, cinta itu.
Posko, 22:42
Saat mata belum ingin mengatup.
Saturday, September 20, 2014
Kepada Tuan; Ini Sejatinya Ini Sederhana
Bukankah ini memang sederhana?
Kita akan bertemu, entah di lipatan waktu keberapa, entah di belahan dunia bagian mana.
Moskow saat musim dingin mungkin seperti impian saya?
Entah. Kita tak pernah benar-benar tahu. Toh, kita tak perlu tahu, sebab Dia pasti punya rencana yang jauh lebih indah dari apa yang kita impikan atau rencanakan.
Sejatinya ini sederhana. Kelak, ketika saya malu-malu menjawab warna kesukaan saya saat kau tanyakan, atau saat kau menjadi kaku saat pelan ingin menggenggam tangan saya untuk bersisian melewati separuh dunia. Iya, semua sederhana. Tetap langitkan doa-doa kita.
Monday, September 15, 2014
Jika Suatu Hari Nanti
Ini seperti coretan di atas kertas tua, mungkin. Jika suatu ketika nanti, anak-anak kalian bertanya tentang sosok di foto kita bersama, siapa perempuan berkerudung panjang yang selalu tersenyum, semoga lisanmu dengan ringan akan menjawab bahwa saya adalah saudara kalian.
Mungkin, ini pula seperti pesan yang saya alirkan melalui seuntai benang pada kaleng susu tua, jika kelak kita tak punya masa lagi untuk bersua, semoga kalian masih menempatkan saya lekat pada memori kepala kalian; pun hati kalian.
Sebab hari ini, saya menemukan bahwa rumah kesekian saya adalah kalian; dimana saya selalu punya alasan untuk pulang, untuk kembali.
JJANG, Love ya! :***
Wednesday, September 10, 2014
Entah
Ada kalanya terkadang kita cukup berdiam diri. Memerhatikan sekitar. Menajamkan telinga. Mengatupkan bibir untuk beberapa saat. Lalu memejamkan mata sepersekian waktu. Untuk mendengar, bahwa terkadang dunia punya pesan buat kita, dan hanya bisa disampaikan saat kita berdiam diri.
Sunday, August 17, 2014
Posko JJANG!
"Friendship is born at that moment when one man says to another: "What! You too? I thought that no one but myself . . ." -C.S Lewis, The Four Loves
Monday, June 23, 2014
Jika Saja
jika kau melihat; ada semacam merah saga di mata saya
seperti bara api
atau seperti daun-daun kerontang
bahkan juga seperti darah-darah dari cecar bibirmu
jika kau mendengar; ada semacam tangisan teriris di penghujung ucap saya
seperti rapal kematian
atau seperti cemeti-cemeti duka
bahkan juga seperti lupa yang menggumpal-gumpal
Wednesday, June 11, 2014
I Swear
I swear by the moon
and the stars in the sky
and I swear like the
shadow that's by your side
I see the questions in your eyes
I know what's weighing on your mind
you can be sure I know my part
'cause I stand beside you through the years
you'll only cry those happy tears
and though I make mistakes
I'll never break your heart
and I swear by the moon
and the stars in the sky I'll be there
I swear like the shadow that's by your side
I'll be there for better or worse
till death do us part
I'll love you with every beat of my heart
and I swear
Friday, June 6, 2014
Juni Ke Dua Puluh; Ada Banyak Semoga di Kepala Saya
“The great thing about getting older is that you don't lose all the other ages you've been.” --Madeleine L'Engle
Friday, May 23, 2014
KKN, Baliho, dan Hotel Mewah
Agaknya pembaca akan mulai kebingungan membaca judul tulisan saya kali ini --halah--, yang mungkin saja bertanya-tanya apa korelasi diantara ketiganya. Muahaha, sederhana, ini tentang perjalanan saya hari ini bersama saudara saya, Nur Khofifah. Jadi ceritanya begini...
Krik...
Krik...
Krik...
Pagi ini, tertanggal dua puluh tiga Mei dua ribu empat belas, kami berdua memutuskan untuk pergi mengurus hal-hal yang berkaitan dengan KKN (bukan korupsi, kolusi, dan nepotisme ya! :p), berhubung tahun ini adalah giliran kami untuk melewati tahap tersebut. Maka tepat pukul sepuluh pagi, kami berangkat ke Gedung Phinisi untuk mengambil blangko formulir KKN di bagian kemahasiswaan dengan menaiki bentor dari kontrakan.
![]() |
| FYI, bagi yang belum pernah lihat penampakan Gd. Phinisi Universitas Negeri Makassar. :) (Pic Source: Google) |
Subscribe to:
Posts (Atom)
Juni
Aku menekuri ujung sepatu yang kupakai. Sialnya, sepatu ini kembali melempar ingatanku pada wajah gadis itu. Katanya, dulu, ia pali...
-
Yuhuuuu, jadi ini adalah satu label baru di blog saya, yang saya namai #RabuReview. Jadi, setiap hari Rabu, saya akan memosting satu ha...


